Erric Permana
JAKARTA
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan menghubungi Menteri Pertahanan Filipina dan Menteri Pertahanan Malaysia terkait nasib WNI yang diculik kelompok Abu Sayyaf di Perairan Sabah.
Ryamizard mengatakan akan meminta Menteri Pertahanan kedua negara untuk membantu membebaskan mereka.
"Ya, nanti saya ngomong [dengan Menteri Pertahanan Malaysia dan Filipina]," kata Ryamizard saat ditanya Anadolu Agency di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin.
Rencananya Ryamizard akan menghubungi kedua menteri tersebut melalui sambungan telepon untuk membahas nasib WNI tersebut.
Sebelumnya, sebuah video yang menunjukan seorang warga negara Indonesia (WNI) meminta tolong saat disandera kelompok Abu Sayyaf beredar di media sosial.
Menurut media lokal Malaysia, The Star Online, kelompok Abu Sayyaf menyandera WNI bernama Samsul Sangunim di perairan Pulau Gaya, Semporna, pada 11 September 2018.
Dari video yang beredar di media sosial, Samsul yang ditodong senjata api terlihat menangis meminta pertolongan.
Samsul mengatakan, “Tolong saya bos, tolong saya bos, tolong…,” dalam video berdurasi 13 detik tersebut.
The Star Online menuliskan berdasarkan sumber di Filipina, video itu dikirimkan oleh kelompok Abu Sayyaf kepada pemilik kapal penangkap ikan untuk meminta uang tebusan demi membebaskan Samsul.
Kelompok Abu Sayyaf menculik Samsul bersama dengan seorang nelayan Indonesia lainnya, Usman Yusof, ketika berada di perairan Pulau Gaya, Semporna.
Usman berhasil melarikan diri pada 5 Desember 2018 dan kembali kepada keluarganya di Indonesia.
Sementara itu, Samsul masih ditahan bersama tiga korban lainnya, yakni seorang warga negara Malaysia dan dua orang WNI.
Ketiga orang lainnya tersebut ditangkap dari kapal penangkap ikan di perairan Pulau Tawi Tawi, Filipina.
Menurut laporan media lokal Filipina, kelompok Abu Sayyaf menuntut 4 juta peso atau sekitar Rp2,9 miliar.
Para korban penculikan diyakini ditahan di bawah kuasa Hatib Sawadjan dan komandannya Indang Susukan.
news_share_descriptionsubscription_contact


