Alpha Kamara
DAKAR, Senegal
Sedikitnya, 17 orang jadi korban jiwa dan 12 orang luka-luka dalam serangan di sebuah restoran di ibukota Burkina Faso, kata kepolisian, Senin.
Serangan tersebut diawali saat “3 atau 4” orang bersenjata mengendarai sepeda motor sebelum akhirnya menembakkan peluru di sekitar restoran Aziz Istanbul di Ouagadougou, sekitar pukul 21.30 GMT, Minggu.
Menteri Komunikasi Reis Dandjinou mengatakan kepada stasiun televisi dan radio du Burkina bahwa 3 orang bersenjata telah tewas dalam baku tembak dengan polisi
Dandjinou menyatakan insiden tersebut sebagai serangan teroris, meskipun belum ada kelompok yang mengklaim serangan tersebut.
Wartawan lokal Francois Brado mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa polisi telah mengidentifikasi korban yang berasal dari berbagai negara, termasuk Prancis dan Turki.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengkonfirmasi bahwa seorang warga negara Turki termasuk dalam daftar korban jiwa.
“Kami sangat sedih karena 2 warga kami menjadi korban serangan, yaitu 1 korban jiwa dan 1 korban luka. Kami mengutuk keras serangan teroris yang terjadi di ibukota Burkina Faso, Ougadougou, kemarin pagi, yang menewaskan sejumlah warga. Kami ucapkan bela sungkawa untuk keluarga para korban dan kami berharap pemulihan secepatnya untuk saudara-saudari kami di Burkina Faso” katanya.
Pada Januari 2016, 30 orang tewas dalam serangan serupa di Hotel Splendid di Ouagadougou yang didalangi oleh kelompok militan yang terkait dengan al-Qaida.
news_share_descriptionsubscription_contact


