Muhammad Latief
28 September 2017•Update: 29 September 2017
Muhammad Latief
JAKARTA
Tiga gunung berapi di Indonesia kini berada pada status yang berbahaya bagi penerbangan, karena status Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) sudah mencapati level “orange”, demikian diumumkan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
Ketiga gunung itu adalah Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Dukono di Maluku Utara dan Gunung Agung di Bali.
Gunung yang berstatus “oranye” paling lama adalah Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Gunung ini kembali erupsi dengan awan abu pada Selasa lalu selama 399 detik, sehingga pada hari Rabu dinyatakan berstatus oranye.
Perkiraan tinggi abu vulkanik dari Gunung Sinabung mencapai 4.260 meter di atas permukaan laut, bahkan mungkin lebih tinggi jika diamati dalam cuaca lebih cerah.
Saat ini abu vulkanik Gunung Sinabung bergerak ke barat.
Berikutnya adalah Gunung Dukono di Maluku Utara yang sedang memasuki fase erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik.
Pos pengamatan gunung ini mencatat, tinggi lontaran abu mencapai 2.029 meter di atas permukaan laut. Abu diperkirakan lebih tinggi daripada yang teramati secara visual.
Gunung tersebut masih erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik yang kini bergerak ke arah barat daya.
Gunung terakhir yang dianggap cukup rawan untuk penerbangan adalah Gunung Agung di Bali yang status VONA-nya , menjadi “oranye” sejak Selasa 26 September. Pusat observasi Gunung Agung melihat asap putih terus menerus keluar dari kawah gunung tersebut, meskipun abu vulkanik belum terlihat.
Dari pengamatan visual dan peralatan ESDM, Gunung Agung menunjukan peningkatan aktivitas vulkanik yang mungkin diikuti dengan letusan.
Kepala Humas Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan status VONA terbagi menjadi empat level; hijau, kuning, oranye dan merah.
Level hijau berarti dalam keadaan normal, level kuning berarti mulai ada aktivitas vulkanik di gunung tersebut, level oranye artinya ada potensi erupsi, sedangkan level merah artinya telah terjadi kepulan abu vulkanik di udara karena gunung telah melewati fase erupsi sekaligus berarti pesawat dilarang melintas di area gunung.