Erric Permana
28 September 2017•Update: 29 September 2017
Erric Permana
JAKARTA
Pemerintah memastikan pariwisata di Bali tidak berdampak terhadap meningkatnya aktivitas Gunung Agung.
Ini disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo dengan sejumlah menteri, Gubernur Bali dan Bupati Karangasem di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis.
“Yang perlu kami tekankan tidak ada masalah berkaitan dengan pariwisata,” kata Puan pada wartawan.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga memastikan hingga saat ini pariwisata di Bali masih tetap ramai. Apalagi lokasi-lokasi pariwisata seperti Nusa Dua Kabupaten Badung dan Kota Denpasar jauh dari kawasan yang akan terdampak erupsi Gunung Agung.
“Walaupun ada travel warning apapun tetap saja penuh pesawat. Hotel juga tetap penuh,” kata Mangku Pastika.
Menurutnya bencana erupsi Gunung Agung sendiri tidak sebesar dan seberbahaya seperti yang diberitakan selama ini. Kabupaten Karangasem yang paling terdampak adalah contoh yang paling dekat. Dari 78 desa yang ada di Kabupaten itu, hanya 14 desa yang terdampak erupsi Gunung Agung sementara desa lainnya aman-aman saja.
Meski demikian dia tetap meminta agar para turis menjauhi lokasi-lokasi yang terdampak langsung jika terjadi erupsi. Sebab hingga saat ini masih ada turis yang nekat berkunjung ke sana.
“Kalau bisa mereka stay away dari daerah itu,” katanya.