Maria Elisa Hospita
19 Februari 2018•Update: 20 Februari 2018
Ayhan Simsek
MUNICH
Turki membantah klaim yang menyebutkan bahwa pasukannya menggunakan senjata kimia di barat laut Suriah.
"Turki tidak pernah menggunakan senjata kimia apapun. Turki menentang keras penggunaan senjata kimia," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu kepada wartawan di Konferensi Keamanan Munich, Minggu.
Cavusoglu menekankan, klaim tersebut merupakan "propaganda" kelompok teroris PYD/PKK, untuk mendiskreditkan operasi kontraterorisme Turki yang sedang berlangsung, Operasi Ranting Zaitun.
Klaim tersebut muncul setelah kantor berita milik rezim Suriah SANA dan beberapa media lainnya mengutip ucapan teroris PYD/PKK di Afrin, Suriah.
Pada 20 Januari, Turki melancarkan Operasi Ranting Zaitun untuk mengusir teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin.
Menurut Staf Umum Militer Turki, operasi tersebut bertujuan untuk mewujudkan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan seluruh wilayah Turki, sekaligus melindungi penduduk Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Pihak militer juga memastikan bahwa sasaran satu-satunya operasi tersebut adalah teroris, sehingga keselamatan penduduk sipil menjadi prioritas utama.