23 Agustus 2017•Update: 24 Agustus 2017
Zuhal Demirci
ANKARA
Turki dan Yordania mendesak perundingan “serius dan efektif” antara Palestina dan Israel untuk mengakhiri konflik panjang.
Sebuah komunike dirilis setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Raja Abdullah II berdiskusi di Amman, Yordania, Senin. Mereka membahas “sejumlah isu regional dan internasional dan tantangan utama yang dihadapi negara-negara di kawasan”.
Kedua pimpinan negara tersebut menekankan pentingnya “menggelar perundingan yang serius dan efektif antara Palestina dan Israel untuk menghentikan konflik dan melahirkan pengakuan atas kemerdekaan dan kedaulatan Palestina berdasarkan batas-batas wilayah pada 4 Juni 1967”.
Erdogan dan Raja Abdullah juga mengatakan bahwa perundingan damai harus punya agenda yang jelas dan harus berdasarkan pada kerangka acuan internasional yang telah ditetapkan, khususnya Prakarsa Perdamaian Arab 2022.
Raja Abdullah II juga menyambut baik upaya Erdogan selama krisis yang terjadi di Yerusalem baru-baru ini.
Dilaporkan oleh Zuhal Demirci; Ditulis oleh Nilay Kar