Maria Elisa Hospita
13 September 2018•Update: 13 September 2018
Sarp Ozer
ANKARA
Menteri pertahanan Turki memperingatkan bahwa setiap operasi militer di Idlib, Suriah, dapat membawa wilayah rawan konflik itu ke ambang bencana.
“Idlib berada di ambang krisis baru. Turki bekerja sama dengan Rusia, Iran, dan sekutu lainnya untuk membangun perdamaian dan stabilitas [di Suriah] dan menghentikan tragedi kemanusiaan,” ujar Hulusi Akar saat pertemuannya dengan sejumlah duta besar pada Rabu.
Idlib, yang berbatasan dengan Turki, adalah rumah bagi lebih dari tiga juta warga Suriah. Banyak di antaranya melarikan diri ke kota-kota lain setelah serangan pasukan rezim Bashar al-Assad.
Baru-baru ini, rezim Bashar al-Assad mengumumkan rencananya untuk melancarkan serangan militer besar-besaran ke daerah tersebut, yang dikendalikan oleh beberapa kelompok oposisi bersenjata.
Kepala Koordinator Urusan Kemanusiaan PBB Mark Lowcock memperingatkan bahwa serangan semacam itu akan mengarah pada "bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21".