Pizaro Gozali Idrus
25 Juli 2022•Update: 26 Juli 2022
JAKARTA
Pemerintah Indonesia menjelaskan sampai dengan hari ke-52 operasional penyelenggaraan ibadah haji, total ada 73 jemaah haji Indonesia yang wafat.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat mengatakan sebanyak 27 jemaah wafat pada masa pra Arafah – Muzdalifah – Mina (Armuzna) dalam rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022.
Selain itu, ada 16 jemaah yang wafat pada masa Armuzna, 8 – 12 Juli 2022.
Sisanya atau 30 jemaah wafat pada masa setelah puncak haji Armuzna, 13 Juli sampai sekarang.
“Jumlah jemaah wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni sampai dengan hari ke-52 operasional haji sebanyak 73 orang, terdiri atas 71 jemaah haji reguler dan dua jemaah haji khusus,” tutur Arsad.
Sementara itu, fase pemulangan jemaah haji yang diberangkatkan pada gelombang pertama sudah berlangsung sejak 15 Juli 2022.
Mendarat saat kedatangan di Madinah, mereka secara bertahap dipulangkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah setelah menjalani ibadah haji.
“Secara bertahap, sejak 15 Juli sampai hari ini, 27.280 jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang pertama sudah pulang ke Tanah Air,” terang Arsad.