Erric Permana
17 Juni 2019•Update: 17 Juni 2019
Erric Permana
JAKARTA
Tim Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Tim Pansel KPK) melakukan pertemuan pertama dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Ketua Tim Pansel KPK Yenti Ganarsih mengatakan dalam pertemuan tersebut Presiden Joko Widodo meminta agar tim Pansel KPK menghasilkan pimpinan KPK yang berkualitas.
"Sejak [penunjukkan Tim Pansel KPK pada] 20 Mei, Keppres 17 Mei, baru kali ini kami diterima presiden, kami sudah melakukan sejumlah tahapan," ujar Yenti.
Presiden menyatakan peran pimpinan KPK sangat penting. Selain itu, Jokowi dan Tim Pansel KPK membahas mengenai dinamika pemberantasan korupsi di dalam negeri selama masa jabatan pimpinan KPK saat ini.
Anggota Tim Pansel KPK Diani Sadia Wati juga mengatakan bahwa Presiden menginginkan agar pimpinan KPK yang dipilih nanti memiliki kemampuan tata kelola internal dan eksternal yang baik.
"Tidak hanya menguasai teknik investigasi tapi juga membangun sistem transparan dan manajerial skill membantu untuk pencegahan," jelas dia.
Anggota Tim Pansel KPK menambahkan pendaftaran untuk calon pimpinan KPK telah dibuka pada hari ini.
Nantinya para calon yang mendaftar akan melalui beberapa tahapan tes yang disiapkan, di antaranya seleksi rekam jejak dan tes kesehatan.
"Yang lulus [seleksi awal] akan mengikuti tes wawancara, didahului tes kesehatan, kami harap para calon sehat sehingga tidak mengganggu proses pemberantasan korupsi," tambah dia.
Sebelumnya masa jabatan pimpinan KPK periode ke empat yang saat ini menjabat akan berakhir pada akhir tahun 2019.