Nicky Aulia Widadio
02 September 2019•Update: 03 September 2019
JAKARTA
Sebanyak empat orang warga sipil tewas akibat unjuk rasa yang berujung ricuh di Jayapura, Papua, pada Kamis lalu.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal membenarkan informasi tersebut.
“Iya benar, empat orang diduga meninggal akibat kerusuhan di Jayapura,” kata Kamal ketika dihubungi, Senin.
Kamal belum mengetahui penyebab korban tewas beserta identitas mereka.
Aksi unjuk rasa masyarakat di Jayapura, Papua berujung ricuh pada Kamis, 29 Agustus 2019.
Massa membakar kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), sejumlah fasilitas publik, merusak rumah warga, serta membakar kabel sambungan layanan seluler.
Kerusuhan itu sempat membuat situasi di Jayapura mencekam dan aktivitas masyarakat lumpuh.
Unjuk rasa itu bertujuan mengecam tindakan rasis terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.
Gelombang unjuk rasa terjadi di sejumlah daerah di Papua, beberapa lokasi unjuk rasa berujung ricuh.
Selain di Jayapura, sebelumnya unjuk rasa di Kabupaten Deiyai juga menimbulkan tiga orang tewas, yakni dua warga sipil dan satu aparat TNI, berdasarkan data Mabes Polri.