Nicky Aulia Widadio
19 Juli 2019•Update: 22 Juli 2019
Nicky Aulia Widadio
JAKARTA
Garuda Indonesia mencabut laporan polisi terhadap youtuber Rius Vernandes.
Garuda sebelumnya melaporkan Rius ke Polres Bandara Soekarno Hatta atas dugaan pencemaran nama baik setelah dia mengunggah foto menu makanan berupa kertas dan tulisan tangan di kelas bisnis Garuda rute Sydney-Denpasar.
Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan unggahan Rius di media sosial tersebut memicu laporan polisi dari Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), namun bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Keputusan tersebut diambil setelah Ari berdialog dengan Sekarga. Perwakilan Garuda juga telah bertemu dengan Rius Vernandes, dimediasi oleh pengacara Hotman Paris.
“Kami juga sudah meminta Sekarga untuk mencabut laporan di kepolisian dan memastikan case closed dengan semangat kekeluargaan,” kata Ari melalui siaran pers, Jumat.
Dia juga mengatakan Garuda Indonesia akan selalu menempatkan masukan dan kritik yang membangun dari pelanggan untuk mengoptimalkan layanan.
Sebelumnya, laporan polisi dari pihak Garuda Indonesia menimbulkan kritik termasuk dari Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet).
SAFEnet menilai laporan tersebut akan menjadi preseden buruk terhadap kebebasan berekspresi.