Devina Halim
29 Juli 2021•Update: 30 Juli 2021
JAKARTA
Indonesia akan menerima sumbangan 600.000 dosis vaksin AstraZeneca dari pemerintah Inggris.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Teuku Faizasyah mengaku masih terus memastikan jadwal kedatangan vaksin tersebut.
“Vaksin tersebut akan kita terima dalam kerangka bilateral, sejalan dengan isi pembicaraan di antara kedua Menteri Luar Negeri sebelumnya,” ungkap Faizasyah kepada Anadolu Agency, Kamis.
Melansir keterangan pemerintah Inggris, Rabu, negara tersebut akan menyumbangkan sembilan juta vaksin AstraZeneca ke berbagai negara, salah satunya Indonesia.
Vaksin tersebut diperkirakan akan mulai dikirim dari Inggris pada pekan ini.
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengungkapkan pengiriman tersebut merupakan tahap pertama dari total 100 juta dosis vaksin Covid-19 yang dijanjikan Perdana Menteri Boris Johnson dalam pertemuan G7 bulan lalu.
Sedikitnya 80 juta dosis dari total 100 juta akan diberikan kepada COVAX Facility, sementara sisanya akan disumbangkan langsung ke negara penerima.
Pemerintah Inggris akan mengirim 30 juta dosis vaksin dari total komitmen mereka pada tahun ini.
“Kami melakukan ini untuk membantu yang paling rentan, tetapi juga karena kami tahu kami tidak akan aman sampai semua orang aman,” ucap Dominic dalam keterangannya, Rabu.
Indonesia sendiri tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19 selama beberapa minggu terakhir sebagai dampak dari merebaknya varian Delta.
Indonesia mengumumkan 47.791 kasus baru Covid-19 pada Rabu, sehingga total kasus seluruhnya menjadi 3.287.727.
Kasus kematian Covid-19 di Indonesia berjumlah 88.659, termasuk penambahan 1.824 pasien yang meninggal kemarin.