Erric Permana
19 Juli 2019•Update: 19 Juli 2019
Erric Permana
JAKARTA
Indonesia membentuk satuan tugas khusus untuk memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) ex-Daesh yang saat ini berada di pengungsian perbatasan antara Suriah dan Irak.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan satuan khusus itu untuk melakukan pendalaman terhadap 120 WNI ex-Daesh yang terdiri dari perempuan dan anak-anak.
"Ini kan tidak bisa diselesaikan oleh kita sendiri oleh Indonesia sendiri karena menyangkut negara lain. maka, perlu ada task force," ujar Wiranto di kantornya pada Jumat.
Dia berharap satuan tugas memberikan keputusan yang terbaik mengenai nasib WNI itu.
Wiranto mengaku tidak ingin pemulangan WNI itu merugikan Indonesia.
"Jangan sampai kita memulangkan bibit-bibit penyakit yang sudah di brainwash (cuci otak) untuk anti-Pancasila dan anti-NKRI," tambah dia.
Sebelumnya, permintaan WNI ex-Daesh yang ingin kembali ke Indonesia menimbulkan pro dan kontra.
Pemerintah saat ini tengah mempertimbangkan risiko pulangnya WNI itu.