Erric Permana
21 Februari 2020•Update: 23 Februari 2020
JAKARTA
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh atase pertahanan negara-negara sahabat di kantornya pada Kamis.
Menurut Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjutak, hal itu dilakukan untuk membangun kerja sama yang baik di bidang pertahanan.
Dalam pertemuan itu, Menteri Pertahanan Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia menganut doktrin pertahanan defensif.
"Kami menganut adagium seribu teman terlalu sedikit. Satu musuh terlalu banyak, Konstitusi dasar Indonesia memerintahkan Indonesia harus berperan aktif dalam perdamaian dunia," kata Prabowo Subianto melalui keterangan resmi Kementerian Pertahanan pada Jumat.
Selain membahas kerja sama pertahanan, pertemuan itu juga dilakukan agar mengurangi konflik antar negara.
Menurut Dahnil, Prabowo mengajak para atase pertahanan dari negara-negara sahabat membangun komunikasi yang baik antar militer.