Erric Permana
08 Februari 2021•Update: 09 Februari 2021
JAKARTA
Presiden Indonesia Joko Widodo menyatakan saat ini masih memiliki kerja besar untuk mengubah model pelayanan birokrasi yang selama ini masih kaku dan bersifat prosedural.
Saat memberikan pidato secara virtual dalam acara Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2020, Joko Widodo mengatakan mengubah pelayanan publik memerlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat dan juga memerlukan pengawasan dari Ombudsman Republik Indonesia.
"Baik berupa input, baik berupa kritik, dan dukungan agar pelayanan publik di negara kita semakin berkualitas," ujar Joko Widodo pada Senin
Dia pun memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Ombusdman yang terus mengawal dan melakukan pengawasan.
Jokowi menambahkan dalam situasi pandemi Covid-19 masyarakat harus mendapat pelayanan cepat dan efektif.
Hal itu dilakukan kata dia, agar masyarakat terdampak tidak hanya mendapatkan penanganan cepat di bidang kesehatan tetapi juga mendapat perlindungan dan bantuan dari negara agar bisa bertahan dan menjaga kualitas hidupnya.
"Saya selalu menekankan bahwa dalam situasi krisis kita harus mampu mengubah frekuensi kita, dari frekuensi yang normal ke frekuensi yang extraordinary," jelas Jokowi.