Erric Permana
16 Agustus 2021•Update: 17 Agustus 2021
JAKARTA
Presiden Joko Widodo memastikan akan terus menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga obat selama masa Pandemi Covid-19.
Dalam pidato kenegaraannya, Jokowi --panggilan akrab Joko WIdodo-- tidak akan memberi toleransi terhadap siapa pun yang mempermainkan hal tersebut.
Menurut dia, pandemi menyebabkan adanya percepatan dan pengembangan industri farmasi dalam negeri termasuk pengembangan vaksin buatan dalam negeri yakni Vaksin Merah Putih.
Penyediaan layanan kesehatan oleh pemerintah maupun swasta juga mengalami peningkatan, kata dia.
"Layanan kesehatan di banyak daerah bertambah cukup signifikan, baik dalam hal penambahan kapasitas tempat tidur, maupun fasilitas pendukungnya," jelas Jokowi di Gedung MPR/DPR pada Senin.
Dia memastikan selama satu setengah tahun pandemi, telah terjadi penguatan signifikan dalam perilaku dan infrastruktur kesehatan.
"Kesadaran, partisipasi, dan kegotongroyongan masyarakat menguat luar biasa," tambah dia.
Hal ini membuat kapasitas sektor kesehatan meningkat pesat dan semakin mampu menghadapi ketidakpastian yang tinggi dalam pandemi.
Dia mengatakan sejak awal pandemi, lembaga legislatif dan lembaga pemeriksa memberikan dukungan kepada pemerintah untuk cepat mengonsolidasikan kekuatan fiskal.
"TNI, Polri, dan birokrasi dari tingkat nasional sampai tingkat desa, terus bahu membahu dalam melakukan pendisiplinan protokol kesehatan, 3T, termasuk vaksinasi dan penyiapan fasilitas isolasi terpusat," kata dia.
Dia menambahkan manajemen lapangan dalam testing, tracing, treatment dan vaksinasi, telah mengasah kepemimpinan di semua level pemerintahan.
"Saya yakin, kapasitas respons kita dalam menghadapi ketidakpastian di bidang kesehatan dan bidang-bidang lain juga semakin kokoh," pungkas dia.