Erric Permana
25 Oktober 2019•Update: 25 Oktober 2019
JAKARTA (AA) - Presiden Joko Widodo mengatakan rancangan jabatan posisi wakil menteri di sejumlah kementerian hampir rampung.
Wakil menteri yang akan dilantik dalam waktu dekat berasal dari kalangan partai dan juga profesional.
Jokowi -- sapaan Presiden Joko Widodo -- berharap wakil menteri yang akan dilantik mampu membantu menteri dalam menjalankan tugasnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mencontohkan di Kementerian BUMN membutuhkan tiga wakil menteri karena mengelola hampir 140 lebih perusahaan negara.
"Jadi kalau mengelola perusahaan sebanyak itu perlu pengawasan perlu dikontrol," kata dia.
"Nanti finalisasinya [berapa wakil menteri] kira-kira malam ini," tambah dia.
Dia memastikan setiap wakil menteri harus memiliki kompetensi yang mendukung kinerja para menterinya.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengusulkan empat nama kepada Presiden Joko Widodo untuk diseleksi menjadi wakil menteri di kementeriannya.
Dari empat nama itu merupakan direktur utama sejumlah BUMN, di antaranya Bank Mandiri dan calon berlatarbelakang profesional.
Namun, kata dia, pemerintah akan lebih mengutamakan calon yang berasal dari BUMN.
"Beberapa nama, beliau menyeleksi malam ini, kemungkinan segera diangkat besok," kata Erick Thohir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis.
Dia pun berharap calon wakil menteri yang akan dipilih memiliki rekam jejak yang baik karena akan mengelola aset ribuan triliun rupiah.
"Tentu musti punya background mengerti juga soal keuangan. Tidak hanya operasional, yang lainnya juga saya ingin berharap selain kita membangun juga future leader, pengganti ke depan," tambah dia.