Nicky Aulia Widadio
25 Februari 2020•Update: 28 Februari 2020
JAKARTA
Lebih dari 100 sekolah di Jakarta libur akibat banjir yang menggenangi sejumlah wilayah pada Selasa.
Salah satu sekolah yang libur adalah SD Islam Terpadu Darul Ma’arif di Susukan, Jakarta Timur.
Meski sekolah ini tidak kebanjiran, namun sebagian besar siswa tidak bisa datang ke sekolah karena rumah mereka terdampak banjir.
Salah satu siswa kelas dua, Muhammad Rumi Rayasyah, mengatakan telah datang ke sekolah pada pagi hari namun diminta pulang oleh para guru.
“Guru bilang sekolah libur karena anak-anak muridnya enggak bisa masuk karena banjir,” kata Rumi kepada Anadolu Agency, Selasa.
Menurut Rumi, sejauh ini sekolah hanya diliburkan selama satu hari.
Kepala Subbagian Humas Dinas pendidikan DKI Jakarta Sonny Juhersoni membenarkan bahwa ada lebih dari 100 sekolah yang tidak bisa beroperasi hari ini.
Beberapa di antaranya yakni SDN Kramatjati 02, SDN Batu Ampar 07, dan SD Cahaya Mulia.
Ditambahkan Sonny, tidak ada instruksi khusus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meliburkan sekolah. Namun jika sekolah terdampak banjir, maka siswa-siswa bisa diliburkan.
Dinas Pendidikan meminta sekolah mengutamakan keselamatan para siswa dalam membuat keputusan.
“Situasional saja, kalau bisa tetap masuk silakan tapi kalau tidak bisa silakan diliburkan. Yang penting utamakan keselamatan siswa, kalau akses ke sekolah banjir ya bisa juga diliburkan,” kata Sonny melalui sambungan telepon kepada Anadolu Agency, Selasa.
“Siswa yang sekolahnya terdampak banjir tetap belajar di rumah dengan pendampingan jarak jauh dari guru dan pengawasan orang tua,” lanjut dia.
Selain itu, siswa yang rumahnya terdampak banjir juga diberi dispensasi untuk tidak sekolah.
Sampai berita ini ditulis, Sonny mengatakan jumlah sekolah yang diliburkan masih terus didata.
Dinas Pendidikan juga akan mendata kerugian akibat banjir untuk ditangani lebih lanjut.