Erric Permana
22 Maret 2018•Update: 22 Maret 2018
Erric Permana
JAKARTA
Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin menyatakan pertemuan antar ulama Afghanistan, Pakistan dan Indonesia diundur dan akan diselenggarakan pada Mei mendatang.
Ma’ruf mengatakan, saat ini MUI masih berkonsolidasi dengan pihak ulama Pakistan dan Afghanistan. Dia pun mengklaim sebagian anggota ulama Taliban dari Pakistan menyetujui pertemuan itu.
“Taliban ada yang menolak ada yang tidak menolak, itu sebab kita konsolidasi, sebab Taliban ini karena lama sekali tidak selesai konflik terus. Sudah beberapa pihak memfasilitasi untuk membetulkan,” ujar Maruf Amin saat ditanya Anadolu Agency di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Ma’ruf mengklaim Pemerintah Indonesia telah melakukan komunikasi dengan Taliban agar pertemuan antar ulama ketiga negara itu bisa terealisasi.
Selain itu, kata dia, ulama Taliban yang menolak pertemuan itu hanya sebagian kecil dari ulama yang setuju untuk dilakukan pertemuan.
Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan ulama tiga negara untuk mewujudkan perdamaian di Afghanistan. Dalam pertemuan ini, akan ada 45 ulama yang akan hadir yakni 15 orang dari Afghanistan, 15 orang dari Pakistan, dan 15 orang dari Indonesia.
Rencananya, pertemuan akan dilakukan pada akhir Maret, namun Indonesia masih menunggu kesiapan dari para ulama Taliban di Pakistan.