Nicky Aulia Widadio
29 Maret 2021•Update: 30 Maret 2021
JAKARTA
Polisi menggerebek terduga teroris di Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat pada Senin.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran mengatakan ada satu orang yang ditangkap di Bekasi pada pukul 09.30 WIB.
“Satu orang ini diduga pemilik bom dan bahan baku peledak,” kata Fadil kepada wartawan, Senin.
Tim gegana dan laboratorium forensik masih berada di lokasi penangkapan untuk penyidikan lebih lanjut.
Selain itu penggerebekan juga berlangsung di sebuah bengkel di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Fadil menuturkan keterangan lebih lanjut akan disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit pada sore ini.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan penggerebekan di dua lokasi tersebut merupakan tindak lanjut pencegahan aksi teror setelah bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar.
Sebelumnya diberitakan, bom bunuh diri meledak di depan Gereja Katedral, Makassar pada Minggu sekitar pukul 10.20 WITA, selepas umat gereja menjalankan ibadah Misa.
Dua orang pelaku, yang merupakan pasangan suami istri dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah, tewas akibat bom tersebut.
Ledakan bom juga mengakibatkan 20 korban luka yang terdiri dari masyarakat dan petugas keamanan di gereja