Erric Permana
01 Desember 2020•Update: 01 Desember 2020
JAKARTA
Presiden Joko Widodo meminta seluruh menterinya untuk berkonsentrasi pada realisasi anggaran tahun 2020 dalam rapat sidang kabinet paripurna.
"Ini tinggal kurang lebih tiga minggu, hanya tinggal tiga minggu, praktis tinggal tiga minggu. Jadi, semuanya saya minta konsentrasi kepada yang namanya realisasi belanja 2020," ujar Presiden pada Selasa.
Sementara mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, Kepala Negara meminta kementerian/lembaga yang memiliki anggaran besar segera membelanjakannya di awal tahun atau pada Januari 2021.
"Saya ingatkan sekali lagi, belanja-belanja semuanya bisa segera direalisasikan di awal Januari, di awal tahun, sehingga mestinya lelang dimulai sekarang karena DIPA-nya sudah kemarin dibagikan bisa dilelangkan segera," jelas Jokowi.
Terkait dengan penanganan Covid-19, Presiden Joko Widodo optimistis dalam pengendalian pandemi Covid-19 berdasarkan sejumlah indikator.
Berdasarkan data yang diterimanya per 30 November 2020, tingkat kesembuhan di Indonesia berada di angka 83,6 persen.
Angka tersebut jauh lebih baik dari rata-rata angka kesembuhan dunia yang berada di angka 69,03 persen.
"Kemudian yang berkaitan dengan kasus aktif, angka kasus aktif di Indonesia sekarang ini 13,25 persen. Ini juga jauh lebih baik dari angka rata-rata kasus aktif dunia yaitu di angka 28,55 persen," lanjut dia.
"Artinya semakin bulan semakin baik. Hanya yang masih belum dan perlu terus kita perbaiki yaitu di angka kematian, itu kita masih di 3,1 persen, angka kematian dunia 2,32 persen," pungkas dia.