Nicky Aulia Widadio
26 Februari 2021•Update: 26 Februari 2021
JAKARTA
Sebanyak 820 atlet dan pelatih olahraga mulai disuntik vaksin Covid-19 pada Jumat.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan vaksinasi untuk atlet, pelatih, dan tenaga pendukung penting dalam persiapan menghadapi kompetisi nasional maupun internasional.
“Jangan sampai mereka tidak bisa mengikuti kompetisi karena terpapar Covid-19. Apalagi di tingkat internasional mereka juga membawa nama baik bangsa,” kata Wapres Ma’ruf ketika meninjau program vaksinasi untuk atlet di Istora Senayan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menuturkan total ada 5.000 atlet, pelatih, dan tenaga pendukung yang akan disuntik vaksin Covid-19 secara bertahap.
“Prioritas diberikan kepada yang akan berkompetisi dalam waktu dekat di kompetisi internasional, baik single event maupun multi event,” kata Menteri Zainudin.
Setelah itu, program vaksinasi terhadap atlet akan berlanjut ke atlet di seluruh daerah di Indonesia, terutama yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.
Indonesia telah memulai program vaksinasi Covid-19 sejak 13 Januari lalu dengan target 181,5 juta orang disuntik vaksin untuk mencapai kekebalan imunitas (herd immunity).
Sebanyak 1,49 juta tenaga kesehatan menjadi prioritas utama karena paling berisiko terinfeksi Covid-19.
Saat ini, program vaksinasi telah memasuki tahap kedua dengan menyasar para pekerja publik seperti anggota TNI-Polri, guru, wartawan, tokoh-tokoh agama, serta pedagang pasar.