Rhany Chairunissa Rufinaldo
21 Juni 2019•Update: 21 Juni 2019
Fatih Erel
ISTANBUL
Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Kamis merilis daftar penerima beasiswa atlet pengungsi yang akan bergabung dengan Tim Pengungsi IOC untuk Olimpiade Tokyo 2020.
Bertepatan dengan Hari Pengungsi Sedunia, IOC merilis daftar penerima beasiswa atlet pengungsi yang akan berlaga dalam delapan cabang olah raga.
"Dari 37 penerima beasiswa atlet pengungsi saat ini, 10 di antaranya merupakan bagian dari Tim Pengungsi IOC pertama di Olimpiade Rio 2016, 13 lainnya adalah individu baru, dan sisanya adalah sekelompok atlet yang sedang mempersiapkan diri di Pusat Pelatihan Pengungsi Tegla Loroupe di Kenya," kata IOC dalam sebuah pernyataan.
Presiden IOC Thomas Bach mengatakan dengan diumumkannya daftar penerima beasiswa pengungsi, komite ingin menunjukkan bahwa mereka memperkaya olahraga dan masyarakat.
Semua atlet yang diumumkan hari ini akan menjadi bagian dari Tim Olimpiade Pengungsi IOC Tokyo 2020.
"Tim ini adalah kelanjutan dari perjalanan manusia yang dimulai dengan Tim Olimpiade Pengungsi IOC pertama Rio 2016. Tim akan mengirimkan sinyal harapan kepada semua pengungsi di seluruh dunia dan akan menjadi pengingat bagi semua orang tentang besarnya krisis pengungsi," tambah Bach.
Penerima beasiswa akan berlomba dalam cabang atletik, bulu tangkis, tinju, judo, karate, renang, taekwondo dan angkat berat.
Mereka datang dari seluruh dunia, dari negara-negara seperti Afghanistan, Kamerun, Republik Demokratik Kongo, Eritrea, Ethiopia, Iran, Sudan Selatan, Sudan dan Suriah.
Menurut IOC, status pengungsi mereka telah dikonfirmasi oleh Badan Pengungsi PBB (UNHCR).