Nicky Aulia Widadio
12 Juli 2021•Update: 13 Juli 2021
JAKARTA
Satuan Tugas Madago Raya menembak mati dua orang buronan teroris dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan mengatakan hal itu terjadi dalam kontak tembak pada Minggu pukul 03.00 WITA di Pegunungan Batu Tiga, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
“Kontak tembak dengan kelompok MIT mengakibatkan dua orang DPO (daftar pencarian orang) teroris Poso meninggal dunia atas nama R dan AP,” kata Ahmad melalui konferensi pers virtual di Jakarta, Senin.
Menurut Ahmad, kontak tembak berawal dari laporan seorang warga yang kehilangan bahan makanan.
Satgas Madago Raya, yang merupakan satuan gabungan Polri dan TNI dalam memburu kelompok MIT, kemudian menyisir area tersebut dan menemukan bekas makanan kelompok MIT.
Dua orang anggota kelompok MIT yang meninggal akan dievakuasi melalui udara menggunakan helikopter.
Sementara itu, Satgas Madago Raya masih mengejar sisa anggota dari kelompok MIT.
MIT merupakan kelompok teroris yang berbasis di wilayah Poso. Pendirinya, Santoso, telah tewas dalam baku tembak dengan aparat pada Juli 2016.
Kelompok ini diduga bertanggungjawab atas pembunuhan dan pembakaran yang menewaskan empat orang di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada akhir November 2020.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengubah sandi operasi pengejaran kelompok ini menjadi Operasi Madago Raya sejak 1 Januari 2021, meneruskan Operasi Tinombala yang sudah berlangsung sejak Januari 2016.