Erric Permana
22 April 2019•Update: 22 April 2019
Erric Permana
JAKARTA
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan telah diutus Presiden Joko Widodo untuk bertemu rivalnya dalam pilpres, Prabowo Subianto, namun batal.
Luhut mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Prabowo Subianto melalui sambungan telepon untuk bertemu guna membahas mengenai kondisi pemilu 2019.
Pertemuan yang seharusnya dilaksanakan pada Minggu batal karena Mantan Danjen Kopassus tersebut berhalangan karena sakit.
"Sudah teleponan dengan Pak Prabowo ya sudah bicara baik, bicara ketawa-ketawa, kita janjian mau ketemu, yah hari minggu kemarin tapi kemudian ada masalah teknis, beliau agak sakit flu," jelas Luhut di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin
Luhut mengaku akan menjadwalkan kembali pertemuan dengan Prabowo dalam waktu dekat.
Dia pun mengaku akan menyampaikan pesan agar Calon Presiden Nomor Urut 02 tersebut tidak terpengaruh dengan informasi yang tidak benar dari orang-orang di sekitarnya.
"Yah pak Prabowo kan orang baik jadi saya hanya titip saja mau bilang ya jangan terlalu didengar lah pikiran yang terlalu gak jelas basisnya karena Pak Prabowo orang rasional," tambah dia.
Dia berharap Prabowo menjadi tokoh yang menjadi bagian sejarah Indonesia dan ikut mematangkan demokrasi di Indonesia serta menghormati keputusan Komisi Pemilihan Umum terkait hasil pilpres.
"Saya kenal Pak Prabowo itu orang yang sangat rasional dan bisa diajak berpikir jernih," pungkas dia.