Ekip
14 Juni 2018•Update: 15 Juni 2018
JAKARTA
Regu pencari dan penyelamat (Tim SAR) yang beroperasi menangani Kapal Motor Aristra yang karam sejak Rabu siang, kembali menemukan dua jenazah pada Kamis dini hari. Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan dua jenazah tersebut adalah penumpang anak-anak kapal nahas itu.
"Dini hari dua jenazah kembali ditemukan. Sekitar tujuh dan 12 tahun," kata Dicky kepada wartawan di Makassar, Kamis.
Tim SAR mengidentifikasi dua anak perempuan itu bernama Indriyani dan Soraya. Saat ini, jenazah keduanya telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Dalam keterangannya, Dicky menambahkan, regu penyelamat menemukan dua bocah tersebut saat menyelam ke dasar laut. "Menurut keterangan penyelam, posisi jenazah terjepit hingga dipenuhi lumpur di kedalaman sekitar 12 meter," kata dia.
Hingga kini, tim SAR telah menemukan 15 jenazah. Sedangkan 24 penumpang yang selamat lainnya masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit.
Sebelumnya, KM Arista diberitakan karam di perairan antara Pulau Kayangan dengan Tanggul Reklamasi. Kapal diketahui membawa 40 orang penumpang dan berlayar dari Pulau Barang Lompo menuju daratan untuk membeli kebutuhan Lebaran.
Insiden nahas terjadi pada pukul 12.30 WITA setelah KM Arista meninggalkan Pelauhan Paotere sejauh 5 mil. KM Arista kemudian dihantam angin dan ombak besar yang mengakibatkan kapal terbalik hingga tenggelam.
Pukul 14.00 WITA korban yang berhasil diselamatkan oleh tim gabungan Polair bersama dengan Basarnas Kota Makassar mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Jala Ammari dan Rumah Sakit Akademis untuk dilakukan identifikasi korban meninggal dunia dan selamat.