Muhammad Enes Calli
05 Oktober 2021•Update: 06 Oktober 2021
ANKARA
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) meluncurkan investigasi atas pernyataan rasis terhadap pemain Napoli asal Senegal Kalidou Koulibaly dalam pertandingan Serie A melawan Fiorentina.
Usai Napoli memastikan kemenangan 2-1 atas Fiorentina pada Minggu, Koulibaly mengungkapkan di Twitter bahwa para penggemar di stadion Artemio Franchi di Florence telah menjadikannya sasaran pelecehan rasisme.
Bek berusia 30 tahun itu mengatakan mendapat ejekan "monyet" dan menambahkan para suporter yang terlibat "harus diidentifikasi dan dijauhkan dari stadion: selamanya."
Dalam pernyataan tertulis tentang insiden tersebut, FIGC pada Senin mengatakan Kantor Kejaksaan Federal meluncurkan penyelidikan setelah menerima laporan pertandingan dan mendengarkan pemain tersebut.
Rekan setim Koulibaly, Victor Osimhen dari Nigeria juga mengutuk rasisme lewat Twitter:
"Bicaralah kepada anak-anak Anda, orang tua Anda membuat mereka mengerti betapa menjijikkannya membenci seseorang karena warna kulit mereka NOTORACISME."