Pizaro Gozali Idrus
27 Juli 2022•Update: 28 Juli 2022
JAKARTA
Korban tewas akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,0 yang melanda provinsi Abra, Filipina pada Rabu pagi telah meningkat menjadi empat, kata Menteri Dalam Negeri Benhur Abalos.
Dalam jumpa pers dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr., Abalos mengatakan dua dari korban tewas berasal dari Benguet, satu dari Abra, dan satu dari Provinsi Pegunungan.
Gempa berkekuatan 7,0 melanda timur laut Langilang, Abra, pada pukul 8:43 waktu setempat, terang Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina
Beberapa bangunan dan jembatan dilaporkan runtuh di kota Lagangilang di Abra karena gempa yang kuat.