Pizaro Gozali İdrus
29 Agustus 2019•Update: 29 Agustus 2019
JAKARTA
Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan terbang untuk kelima kalinya ke Beijing memenuhi undangan Presiden China Xi Jinping, Phillipines News Agency melaporkan pada Rabu.
Menurut pernyataan Malacanang, Duterte akan bertemu dengan Xi di Beijing untuk membicarakan hubungan bilateral dan isu kawasan.
"Kedua pemimpin diharapkan bertukar pikiran untuk memperluas kerja sama bilateral dalam bidang pertahanan, keamanan, kerja sama infrastruktur, pembangunan, dan energi, dalam rangka memperkuat kerja sama strategis komprehensif Filipina dan China,” jelas Malacanang.
Malacanang juga menyatakan sejumlah perjanjian akan ditandatangani selama kunjungan lima hari Duterte.
"Duterte akan hadir pada jamuan makan malam yang diselenggarakan oleh Xi," bunyi pernyataan itu.
Setelah pertemuan dengan Xi, Duterte juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang untuk menyepakati upaya mengintensifkan hubungan ekonomi Filipina-China, pertukaran budaya, dan kerja sama ASEAN-China.
Duterte juga akan membahas putusan Pengadilan Permanen Arbitrase (PCA) yang berpusat di Den Haag dengan Xi.
Pada tahun 2016, arbitrase internasional membatalkan peta garis sembilan milik China yang mencakup hampir seluruh Laut Cina Selatan.