Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 Maret 2020•Update: 04 Maret 2020
Muhammed Nuri Erdogan
ANKARA
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan jumlah migran yang meninggalkan Turki untuk menyeberang ke Yunani melalui perbatasan barat laut Edirne pada Selasa mencapai 130.469 orang.
Pejabat Turki sebelumnya mengumumkan bahwa mereka tidak akan menghentikan migran gelap menuju Eropa setelah Uni Eropa melanggar janjinya untuk membantu migran di Turki dan membantu Turki membendung gelombang migran.
Keputusan diambil setelah 34 tentara Turki gugur di tangan pasukan rezim Assad di Provinsi Idlib, Suriah, pada 27 Februari.
Sejak itu, ribuan migran gelap telah berbondong-bondong menuju Edirne untuk masuk ke Eropa.
Tentara Turki berjuang untuk melindungi warga sipil di bawah kesepakatan yang ditandatangani dengan Rusia pada September 2018.
Turki, yang telah menampung sekitar 3,7 juta migran Suriah, lebih dari negara mana pun di dunia, mengatakan negara itu tidak mampu lagi menampung gelombang pengungsi lainnya.