Gözde Bayar
10 Februari 2022•Update: 11 Februari 2022
ANKARA
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dan utusan khusus PBB untuk Suriah Geir Pedersen pada Rabu membahas perkembangan terakhir di Suriah.
Cavusoglu dan Pedersen membahas perkembangan di Suriah tentang proses Komite Konstitusi, kata menteri Turki itu di Twitter.
Pertemuan Komite Konstitusi memainkan peran penting dalam menemukan solusi politik untuk mengakhiri krisis di Suriah.
Setelah pertemuan putaran keenam Oktober lalu, Pedersen menyatakan "kekecewaan besar" dan menuduh rezim Assad menyebabkan kegagalan solusi politik. Belum ada informasi kapan putaran berikutnya akan diadakan.
Suriah dilanda perang saudara sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak pengunjuk rasa pro-demokrasi.
Lebih dari 350.000 orang tewas dalam perang selama lebih dari satu dekade di Suriah, menurut PBB.
Menurut badan pengungsi PBB, sekitar 6,6 juta warga Suriah dipaksa meninggalkan negara itu selama satu dekade terakhir.
Turki sendiri menampung sekitar 3,7 juta dari warga Suriah – lebih banyak dari negara lain mana pun di dunia.