Muhammad Abdullah Azzam
16 Desember 2020•Update: 17 Desember 2020
Murat Temizer
IZMIR
Turki dan Azerbaijan menyepakati penyaluran pasokan gas alam dari Turki ke Republik Otonomi Nakhchivan melalui kesepakatan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turki Fatih Donmez dan Menteri Energi Azerbaijan Parviz Shahbazov pada Selasa.
Jalur pipa gas baru sepanjang 85 kilometer itu akan menjadi penghubung saluran gas dari Igdir di timur Anatolia Turki ke Sederek di barat Azerbaijan, dengan kapasitas tahunan 500 juta meter kubik (mcm) dan 1,5 mcm setiap hari.
Proyek ini akan direalisasikan melalui kerja sama antara perusahaan perdagangan pipa minyak mentah dan gas alam Turki (BOTAS) dan perusahaan minyak Azerbaijan, SOCAR.
"Dengan pipa ini, kami akan dapat memenuhi total permintaan gas di Nakhchivan saat ini," kata Donmez pada upacara penandatanganan di ibu kota Ankara.
Dengan populasi 500.000 dan konsumsi gas alam 500 mcm, Donmez mengatakan bahwa Nakhchivan akan disuplai dengan gas alam yang dapat diandalkan lebih banyak.
Secara total, sekitar 20 persen wilayah Azerbaijan - termasuk Nagorno-Karabakh dan tujuh wilayah yang berdekatan - telah diduduki secara ilegal selama hampir tiga dekade.
Shahbazov mengatakan, MoU baru akan memainkan peran penting dalam mengembangkan dan memperluas hubungan yang sudah kuat antara kedua negara.
Dia mengungkapkan hingga kini gas alam telah dipasok ke Nakhchivan melalui Iran. Namun, kata dia, sekarang berkat pipa baru, gas Azerbaijan akan langsung disalurkan ke wilayah itu.