Ilkay Guder
05 Juli 2018•Update: 06 Juli 2018
Ilkay Guder
ANKARA
Ajudan Presiden Ibrahim Kalin pada Rabu mengatakan bahwa Kabinet Turki akan diumumkan pada 9 Juli.
"Keputusan presiden untuk pertama kalinya akan dikeluarkan di waktu yang sama antara upacara pengambilan sumpah dan pengumuman kabinet kepresidenan. Struktur pemerintahan yang baru akan direalisasikan," jelas dia.
Kalin mengatakan, pemerintah akan memastikan kelancaran peralihan ke sistem baru sesuai dengan kewenangan yang dikeluarkan oleh Majelis Nasional Agung, sampai presiden dilantik. Presiden Recep Tayyip Erdogan akan mengambil sumpah pada 9 Juli.
"Setelah upacara pelantikan, Presiden akan mengunjungi Anitkabir [makam pendiri Republik Turki Ataturk]," kata Kalin.
Upacara pelantikan akan dihadiri oleh beberapa kepala negara dan pejabat tinggi serta perwakilan dari Turki.
Pemilu yang digelar pada 24 Juni itu menandai transisi pemerintahan Turki dari sistem parlementer ke sistem presidensial. Di bawah aturan baru ini kewenangan parlemen berkurang, sementara peran perdana menteri dihapuskan.
Menurut Dewan Pemilihan Tertinggi Turki (YSK), Erdogan meraih kemenangan mutlak dalam pemilihan presiden dengan 52,5 persen suara.
Sementara dalam pemilihan parlemen, Aliansi Rakyat yang terdiri dari Partai Pembangunan dan Keadilan (AK) dan Partai Gerakan Nasionalis (MHP) memperoleh 53,6 persen suara.