Mustafa Gungor
19 Agustus 2022•Update: 29 Agustus 2022
IZMIR, Türkiye
Türkiye menyelamatkan lebih dari 11.000 migran gelap di Laut Aegea dalam tujuh bulan terakhir.
Menurut informasi yang dihimpun dari situs Komando Penjaga Pantai Turki, pasukan Turki menyelamatkan 11.111 migran gelap yang terombang-ambing di Laut Aegea antara 1 Januari dan 31 Juli.
Sebanyak 9.973 migran gelap secara ilegal didorong kembali ke perairan teritorial Turki oleh penjaga pantai Yunani. Sekitar 1.138 lainnya terdampar di Laut Aegea karena berbagai alasan.
Sejak awal tahun ini, kasus penolakan ilegal di tengah laut paling banyak terjadi pada bulan Juli dengan jumlah migran gelap mencapai 1.933 orang.
Sebanyak 1.138 imigran gelap, yang tewas di laut karena beberapa alasan seperti kerusakan mesin dan kapal yang bocor, dibawa ke darat oleh tim penjaga pantai Turki.
Tim penyelamat Turki juga menemukan mayat tujuh migran gelap selama tujuh bulan terakhir dan menangkap 80 penyelundup migran.
Türkiye telah menjadi titik transit utama bagi pencari suaka yang ingin menyeberang ke Eropa untuk memulai kehidupan baru, terutama mereka yang melarikan diri dari perang dan penganiayaan di wilayah mereka.
Kelompok hak asasi manusia dan media telah sering melaporkan penolakan ilegal dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya oleh otoritas Yunani.
Ankara dan organisasi HAM global telah berulang kali mengutuk praktik ilegal Yunani dalam mendorong kembali para pencari suaka, dengan mengatakan tindakan itu melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional karena membahayakan kehidupan migran yang rentan, termasuk perempuan dan anak-anak.