Sefa Sengul, Faruk Zorlu
25 Oktober 2022•Update: 01 November 2022
ANKARA
Musisi Inggris terkenal Yusuf Islam yang sebelumnya dikenang dengan nama Cat Stevens telah mengunjungi markas Anadolu Agency di Ankara untuk berbicara dalam acara podcast eksklusif.
Dia disambut di ibu kota Turki, Ankara oleh Oguz Enis Peru, wakil direktur Anadolu Agency, dan Oguz Karakas, koordinator manajemen proyek kantor berita tersebut pada hari Minggu.
Selama podcast, musisi terkenal di dunia itu berbicara tentang penampilan pertamanya di Turki minggu lalu dalam Festival Budaya Turki.
"Saya berkata, suatu hari saya akan tampil di panggung Turki. Jadi saya ingin memenuhi janji itu. Dan sekarang setelah konser pertama saya, saya merasa sangat, sangat, sangat baik dan sangat santai," tutur dia.
Yusuf Islam mengatakan uang yang dikumpulkan dari konsernya di Turki akan disumbangkan ke Peace Train, sebuah inisiatif dari Yusuf Islam Foundation, yang membantu memberi makan kepada orang yang membutuhkan dan menyebarkan perdamaian di seluruh dunia.
"Kereta Perdamaian telah berubah menjadi inisiatif yang saya coba untuk memberi makan orang-orang karena saya mengacu pada sabda Nabi SAW, ‘memberi makan orang dan menyebarkan perdamaian’, dan bagaimana Anda bisa berdamai jika Anda kelaparan?" ucap dia.
Memuji tonggak sejarah yang telah dicapai Turki sejak tahun 80-an, dia berkata: "Saya telah melihat bahwa itu sangat menginspirasi bagi saya karena kami memiliki lembaga di Inggris, kami juga mencoba untuk berkembang.”
"Kami menyebutnya Pusat Maqam, berdasarkan tempat di mana Ibrahim, Anda tahu, mulai membangun Ka'bah yang disebut Maqam Ibrahim dan kami ingin menjadikannya pusat yang indah dan kami sangat terinspirasi oleh bangunan yang pernah kami lihat di Turki. Kami merangkul arsitek Turki untuk membantu kami."
Penyanyi legendaris Yusuf Islam juga telah menggelar konser di Ankara.
Dia meninggalkan karya dalam dunia musik selama tahun 1960-an dan 1970-an. Penyanyi itu masuk Islam pada 1977, mengubah namanya menjadi Yusuf Islam.