Muhammad Nazarudin Latief
20 Januari 2019•Update: 20 Januari 2019
Mehmet Nuri Ucar
RAMALLAH, Palestine
Lembaga Kebudayaan Turki, Yunus Emre Institute (YEE) Turki pada Sabtu mengadakan simposium internasional berjudul: "Al-Quds [Yerusalem] selama periode Ottoman".
Simposium itu berlangsung di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki Israel.
"Lebih dari 70 siswa yang bekerja di yayasan-yayasan Islam di Palestina berpartisipasi dalam simposium," Abdulkadir Mustafa, direktur institut Ramallah mengatakan kepada Anadolu Agency.
Reha Ermumcu, Direktur YEE untuk Yerusalem menekankan perlunya memperoleh informasi dari arsip. "Saya mengundang siswa Palestina untuk belajar bahasa Turki untuk mempelajari arsip Ottoman."
Sejak didirikan pada 2009, lembaga ini telah mengajarkan bahasa Turki kepada lebih dari 100.000 orang di 43 negara.
Dinamai dengan nama penyair abad ke-13 Yunus Emre, lembaga ini sekarang memiliki 56 pusat budaya di 46 negara di seluruh dunia, yang menawarkan program artistik, sosial, dan ilmiah.