10 Oktober 2017•Update: 10 Oktober 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Sebagai lembaga yang menghimpun 72 organisasi Islam di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus memperbaiki sistem manajemen mutu melalui penerapan ISO 9001:2015.
Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin mengatakan MUI ingin terus memperbaiki kinerja dan tata kelolanya menjadi organisasi yang lebih modern, transparan, dan profesional.
"Kita ingin apa yg kita lakukan didukung sistem administrasi yang baik serta diakui secara nasional dan internasional," ujar Ma'ruf saat peluncuran penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, MUI menganut prinsip untuk mengambil yang terbaik dalam setiap urusan. Penerapan ISO ini merupakan salah satu implementasi prinsip tersebut.
"Sertifikat ISO diharapkan bisa keluar Desember setelah perbaikan tata kelola sesuai standar yang kita lakukan," tambah dia.
Langkah MUI menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 tidak terlepas dari andil Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyiapkan konsultan serta dana guna mendukung MUI menerapkan standar manajemen mutu ini.
Kepala Baznas Bambang Soedibyo mengatakan setelah Baznas memiliki sertifikat ISO, maka sudah sewajarnya MUI juga menerapkan dan memiliki hal serupa.
"Kami berharap langkah MUI ini juga diikuti oleh ormas Islam lainnya," tambah Bambang, seraya enggan menyebutkan berapa jumlah dana zakat dan infaq yang dialokasikan untuk mendukung MUI ini.