Megiza Soeharto Asmail
24 Juli 2018•Update: 24 Juli 2018
Atila Altuntas
STOCKHOLM
Jan Eric Svenberg, pelukis dan tukang kayu asal Swedia, telah menjadi duta budaya Turki di Swedia selama 32 tahun.
Tinggal di Sala, daerah pusat Swedia, 100 kilometer dari ibu kota Stockholm, Svenberg mengubah kebunnya menjadi museum terbuka dengan menampilkan miniatur istana dan masjid di Istanbul.
Svenberg, yang mengunjungi Istanbul pada tahun 1979, mengaku jatuh cinta pada kota tersebut.
“Beberapa turis yang datang ke Swedia dari seluruh dunia mengunjungi pameran di sini. Juga, orang-orang Swedia yang berasal dari berbagai bagian negara menunjukkan ketertarikan yang besar dalam pameran ini," kata Svenberg kepada Anadolu Agency.
Taman Svenberg menawarkan pengunjung kesempatan untuk melihat replika miniatur Masjid Sultan Ahmet, Topkapi dan Dolmabahce Palaces di Istanbul, serta Masjid Selimiye di barat laut Edirne dan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Banyak didatangi pengunjung dari negara-negara Eropa dan Arab, Svenberg juga mengatakan delegasi budaya dari Jepang juga mengaku terkesan saat menghampir pamerannya dua bulan lalu.
"Dan, ini membuat saya sangat senang," kata sang pelukis.
Sejak kunjungannya di Istanbul, Svenberg tertarik dengan sejarah Turki.
Setelah membaca biografi Ataturk dan para pemimpin bersejarah terdahulu, pelukis itu berkata: “Saya sangat terkesan dan mulai membuat lukisan minyak yang menampilkan sosok-sosok yang meninggalkan jejak mereka dalam sejarah.”
Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Turki, Ismet Inonu, presiden kedua Turki, dan Suleyman Demirel, presiden Turki kesembilan adalah beberapa tokoh yang ditampilkan dalam pameran lukisan minyak Svenberg.
Menyebut pameran kebunnya dengan nama "Miniatur Istanbul", Svenberg mengatakan kotamadya Sala juga menyambut baik karyanya.
“Kotamadya itu menamai saya sebagai duta budaya. Itu juga yang mengubah nama lingkungan kami menjadi Miniature Istanbul, ”katanya.
Svenberg juga menyebut situs web budaya resmi negara itu telah mendaftarkan pamerannya dalam daftar 100 tempat yang akan dikunjungi di Swedia.
"[Taman] ini adalah hidup saya, dan itu berarti segalanya bagi saya," kata Svenberg.