Muhammad Abdullah Azzam
31 Oktober 2018•Update: 31 Oktober 2018
Gökhan Kavak, Adam Abu Bashal
ABUJA
Setidaknya dua orang tewas akibat intervensi polisi dalam pawai Arbain yang digelar oleh Gerakan Islam Nigeria (IMN) di Abuja, ibu kota Nigeria, Selasa.
Menurut informasi yang dikumpulkan reporter Anadolu Agency, polisi melakukan intervensi dengan melepaskan tembakan terhadap anggota IMN pada aksi pawai Arbain yang mengenang peristiwa pembunuhan terhadap Husain, cucu Nabi Muhammad, beserta 71 sahabatnya pada 10 Oktober 680 (tanggal 10 Muharram 61 H) di Kota Karbala.
Setidaknya dua orang tewas pada aksi protes di mana para anggota IMN menanggapi intervensi polisi tersebut dengan melemparkan batu.
Banyak orang menderita luka parah dalam bentrokan tersebut.
Sedikitnya tiga orang tewas dalam bentrokan antara IMN dan pasukan keamanan di provinsi Kaduna, pada akhir pekan kemarin.
Pemerintah mengumumkan organisasi IMN yang aktif di provinsi Kaduna itu sebagai "organisasi berbahaya dan separatis" pada tahun 2016 karena organisasi tersebut ilegal dan melakukan aksi pemberontakan.
Pihak keamanan menahan pemimpin IMN Sheikh Ibrahim Zakzaki dalam bentrokan antara kelompok Syiah dengan tentara Nigeria saat konvoi militer melintas di kota Zaria, provinsi Kaduna pada tahun 2015.