Maria Elisa Hospita
11 Februari 2019•Update: 12 Februari 2019
Ali H. M.Abo Rezeg
GAZA CITY, Palestina
Dua warga Palestina ditemukan tewas pada Senin di dalam terowongan lintas perbatasan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Dalam Negeri yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan seorang warga Gaza berusia 28 tahun meninggal dunia setelah "menghirup gas beracun" di dalam terowongan di Jalur Gaza selatan.
Selain itu, seorang petugas keamanan, 39, juga tewas saat memeriksa terowongan tersebut.
Dua personel keamanan lainnya berhasil diselamatkan oleh staf pertahanan sipil kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Pada Minggu, media lokal Palestina melaporkan bahwa sembilan warga Palestina hilang di dalam sebuah terowongan setelah diserang bom oleh pasukan Mesir di sepanjang perbatasan Mesir-Gaza.
Hingga saat ini, militer Mesir belum menanggapi klaim tersebut.
Menyusul kudeta militer pada 2013 atas presiden terpilih pertama di negara itu, Mohamed Morsi, pihak berwenang Mesir mulai merazia jaringan terowongan lintas perbatasan Gaza.
Kairo kerap membenarkan tindakan sewenang-wenang itu dengan menggunakan pemberontakan militan yang sedang berlangsung di Sinai sebagai dalih.