Muhammad Abdullah Azzam
23 Oktober 2019•Update: 23 Oktober 2019
Eşref Musa, Burak Karacaoğlu, Ömer Koparan
TAL ABYAD/RAS AL-AYN, Suriah (AA) - Kelompok teroris YPG/PKK pada Senin menyerang Tentara Nasional Suriah (SNA) yang bergabung dalam Operasi Mata Air Perdamaian.
Serangan itu menewaskan tiga orang dan melukai 18 lainnya.
Serangan bunuh diri dengan kendaraan bermuatan bom itu terjadi di distrik Tall Abyad, tanah Suriah yang berseberangan perbatasan Turki.
Insiden itu terjadi saat dilakukan penarikan teroris dari zona aman yang disepakati dengan Amerika Serikat (AS).
Setidaknya 84 prajurit Tentara Nasional Suriah (SNA) gugur dan 310 lainnya terluka dalam operasi anti-teror Turki di Suriah utara sejak diluncurkan pada 9 Oktober lalu.
SNA tengah melanjutkan operasi pembersihan di wilayah Suriah utara dari cengkeraman teroris YPG/PKK.
Pada 9 Oktober, Turki telah meluncurkan Operation Mata Air Perdamaian untuk menghancurkan teroris dari Suriah utara, mengamankan perbatasan Turki, mengamankan kepulangan pengungsi Suriah dan memastikan integritas teritorial Suriah.
Pada 17 Oktober, Turki setuju untuk menghentikan Operasi Mata Air Perdamaian selama 120 jam untuk memungkinkan penarikan pasukan teroris YPG / PKK dari zona aman yang direncanakan.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Wakil Presiden AS Mike Pence juga menyepakati Turki memiliki zona aman 20 mil (32 kilometer) di selatan perbatasan Turki di Suriah.
Ankara ingin membersihkan Suriah utara di sebelah timur Sungai Efrat PKK teroris dan cabang Suriahnya, YPG / PKK.
Selama lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.