Dwi Nur Arry Andhika Muchtar
25 Desember 2018•Update: 26 Desember 2018
Oleh Shadi Khan Saif
KABUL
Sejumlah pria bersenjata menyerang gedung pemerintah di ibu kota Afghanistan pada Senin.
Serangan itu menewaskan 43 orang dalam baku tembak selama delapan jam dengan pasukan keamanan.
Dilaporkan seorang petugas kepolisian tewas dan sekurang-kurangnya 20 orang lainnya luka-luka.
Serangan dimulai pada siang hari diikuti dengan serangan bom mobil yang diparkir di luar Kementerian Pekerjaan Umum.
Beberapa penyerang kemudian menyerang gedung Otoritas Nasional untuk Masyarakat Disabilitas dan Veteran dan menjadikan pegawainya sebagai sandera.
Tentara Afghanistan melakukan intervensi dan terjadi pengepungan selama delapan jam, yang mengakibatkan para penyerang tewas.
Najib Danish, juru bicara Kementerian Dalam Negeri, mengumumkanbahwa pengepungan telah berakhir dan pasukan keamanan telah mengevakuasi 357 pegawai pemerintah saat tengah malam.
Sebelumnya, juru bicara untuk kepolisian, Basir Mujahed mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa penyerangan dilakukan lima teroris dan seorang pelaku bom bunuh diri.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.