Ibrahim Garba Shuaibu
13 Oktober 2021•Update: 14 Oktober 2021
KANO, Nigeria
Lebih dari 90 siswa dan staf yang diculik dari Federal Government College di negara bagian Kebbi, Nigeria barat laut telah dibebaskan dari penculik mereka setelah menghabiskan 118 hari dalam sekapan.
Ayah dari salah satu siswa, yang meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan para siswa dibebaskan Selasa malam.
Dia tidak mengungkapkan apakah para korbana telah bertemu lagi dengan keluarganya.
Sementara orang tua lain membenarkan bahwa mereka telah diberitahu tentang pembebasan para siswa.
Para tawanan yang dibebaskan sedang menuju ibu kota negara dari hutan, tempat mereka disekap.
Sebuah sumber keamanan mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pejabat pemerintah akan menerima mereka di ibu kota negara bagian.
Bandit bersenjata berjumlah sekitar 150 dikatakan telah menyerbu kampus di siang hari bolong dan menculik lebih dari 90 mahasiswa dan tiga anggota staf kampus.
Sejak insiden itu, kampus ditutup karena takut akan serangan lanjutan.
Orang tua dan wali menjadi khawatir dengan anak-anak mereka dan mengatakan mereka telah kehilangan harapan pada kemampuan pemerintah negara bagian Kebbi untuk bisa membebaskan mereka.
Beberapa jam setelah pembebasan para siswa, pemerintah negara bagian dan polisi belum mengeluarkan pernyataan tentang perkembangan tersebut.
Tetapi seorang pejabat pemerintah negara bagian yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada Anadolu Agency,bahwa para siswa dan guru mereka telah dibebaskan.
"Saya tidak mengetahui apakah ada uang tebusan, tetapi semua detil pembebasan akan dijelaskan pada waktu yang tepat," kata pejabat itu.
Dia juga membenarkan bahwa tim medis telah dikerahkan oleh pemerintah untuk memeriksa kesehatan mereka dan mereka akan dibawa ke Gedung Pemerintah sebelum dipertemukan kembali dengan orang tua mereka.