Muhammad Abdullah Azzam
28 Februari 2018•Update: 28 Februari 2018
Muhammet Kurşun
ANKARA
Anggota parlemen Iran komisi pendidikan dan penelitian Mahmud Sadiqi mengutuk serangan rezim Bashar al Assad di Ghouta Timur.
Anggota parlemen dari Teheran itu menyampaikan pernyataan tersebut melalui akun Twitter pribadinya.
"Saya mengecam serangan kelompok-kelompok teroris di pusat kota Damaskus dan serangan terhadap warga sipil oleh pilot Suriah di timur Damaskus," kata Sadiqi.
Sadiqi mengatakan, Iran sebagai pendukung Assad di Suriah sama sekali tak menyentuh isu-isu berkaitan dengan tragedi kemanusiaan di sana.
Seorang ulama Sunni Iran Mawlawi Abdulhamid juga mengutuk serangan di Ghouta Timur dalam khotbah Jumat pekan lalu. Ulama tersebut menyebut peristiwa di Ghouta Timur adalah "pembantaian".
Abdulhamid mengkritik keras dengan apa yang terjadi di Ghouta Timur dan meminta kepada seluruh umat Islam untuk mendoakan semua orang yang terdzalimi.
Semua kebijakan luar negeri Iran didominasi oleh Pemimpin Agung Ali Khamenei, tak ada politikus, tokoh intelektual dan ulama yang dapat secara terbuka mengkritik rezim Assad.
Melawan kebijakan politik Khamenei di Iran dianggap melawan rezim tersebut.