Astudestra Ajengrastrı
10 Juni 2018•Update: 10 Juni 2018
Mohammed Fahd
DOHA
Arab Saudi akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi di Mekkah pada Minggu untuk membahas cara mengatasi krisis ekonomi di Yordania.
Pertemuan ini akan "mendiskusikan cara mendukung Yordania mengatasi krisis ekonomi yang sedang dialami negara tersebut," kata Pengadilan Kerajaan Saudi melalui pernyataan yang dikutip oleh kantor berita SPA pada Sabtu.
Pertemuan ini disepakati oleh Raja Saudi Salman bin Abdulaziz melalui sambungan telepon dengan Raja Yordania Abdullah II, Emir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, kata SPA.
Yordania telah mengalami serangkaian demonstrasi setelah pemerintah pada bulan lalu menyetujui disahkannya undang-undang perpajakan yang kontroversial.
Protes ini memaksa Perdana Menteri Hani al-Mulki mengundurkan diri, dan raja Yordania menunjuk Menteri Pendidikan Omar al-Razzazz untuk mengepalai pemerintahan baru.
Amman sebelumnya juga menaikkan tarif listrik bersubsidi untuk kelima kalinya tahun ini, yang menggiring keberatan masyarakat. Mereka juga mengumumkan kenaikan harga bahan bakar bersubsidi sebelum membatalkan keputusan ini karena protes publik.
Menurut data resmi, APBN Yordania pada tahun ini mengalami defisit keuangan sebesar setidaknya USD1.753 juta.