Maria Elisa Hospita
10 Juli 2019•Update: 10 Juli 2019
Beyza Binnur Donmez
ANKARA
Amerika Serikat ingin membentuk koalisi militer internasional untuk mengamankan jalur di sekitar Teluk Persia dan Yaman karena serangan terhadap dua kapal tanker bulan lalu.
"Kami sekarang terlibat dengan sejumlah negara untuk meninjau apakah kami dapat membentuk koalisi untuk mengamankan Selat Hormuz dan Bab al-Mandab," kata Joseph Dunford, ketua kepala staf gabungan AS, Rabu.
Dunford menekankan bahwa dalam beberapa minggu ke depan, AS berencana mengidentifikasi negara mana yang memiliki "kemauan politik" untuk mendukung inisiatif ini.
Dia mengatakan pengawalan harus disediakan oleh negara-negara anggota koalisi yang mengibarkan bendera yang sama dengan kapal yang membutuhkan perlindungan.
AS juga akan menyediakan pengawasan intelijen untuk koordinasi antar kapal dan selama patroli.
Pada Juni, hubungan AS dan Iran memanas setelah dua kapal tanker minyak diserang di Selat Hormuz.
AS menuding Iran bertanggung jawab atas serangan itu dan menuduh mereka menghancurkan perangkat navigasi di perairan itu. Iran telah membantah kedua tuduhan tersebut.
Beberapa hari setelah itu, Iran menembak drone AS dan mengklaim AS telah melanggar wilayah udaranya.
AS dan Iran bersitegang sejak tahun lalu, ketika AS secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir Iran 2015.