Maria Elisa Hospita
10 Juli 2019•Update: 10 Juli 2019
Zeynep Beyza Kilic
ANKARA
Ghana menandatangani perjanjian lima tahun dengan Bank Dunia untuk mengurangi emisi karbon dari deforestasi dan degradasi hutan.
Perjanjian antara Ghana dengan Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund, yang dikelola oleh Bank Dunia, mencakup pembayaran berbasis hasil hingga USD50 juta untuk setiap pengurangan 10 juta ton emisi karbon.
Ghana memiliki tingkat deforestasi tertinggi di Afrika.
Degradasi hutan dan deforestasi di negara ini khususnya didorong oleh ekspansi kebun kakao, pembalakan liar, dan peningkatan penambangan ilegal baru-baru ini.
Program ini bertujuan mengurangi emisi dengan mempromosikan produksi kakao yang ramah lingkungan.
Ghana adalah negara Afrika ketiga yang menandatangani perjanjian semacam itu, menyusul Mozambik dan Republik Demokratik Kongo pada Februari tahun ini.