Michael Hernandez, Betul Yuruk
29 Maret 2018•Update: 30 Maret 2018
Michael Hernandez, Betul Yuruk
WASHINGTON
Amerika Serikat pada Rabu mengatakan tidak akan membiayai lebih dari 25 persen anggaran pemeliharaan perdamaian PBB.
Nikki Haley, utusan AS untuk PBB, mengumumkan kabar itu dalam rapat Dewan Keamanan terkait pemeliharaan perdamaian.
"AS sudah lama menjadi penyumbang dana terbesar untuk operasi pemeliharaan perdamaian PBB. Hal itu tidak akan berubah, namun perdamaian adalah tanggung jawab yang harus dipikul bersama," jelas Haley. "Satu negara saja tidak bisa mendanai lebih dari seperempat anggaran pemeliharaan perdamaian PBB, dan kami menyambut baik upaya untuk mendanai operasi itu secara adil antara negara-negara anggota."
AS mendanai 28,5 persen dari total anggaran pemeliharaan perdamaian PBB sebelum pengumuman itu.
Haley mengatakan Washington akan "memastikan perubahan ini dilakukan dengan adil dan masuk akal untuk melanjutkan operasi pemeliharaan perdamaian".
Administrasi Presiden Donald Trump sebelumnya mengeluh bahwa AS memberikan dana terlalu banyak kepada PBB.
Saat ini tengah berlangsung 15 operasi pemeliharaan perdamaian, dan PBB memiliki anggaran sebanyak USD6,8 milyar untuk periode 2017-2018.
Pada tahun sebelumnya, anggaran itu bernilai USD7,9 milyar namun Washington bersikeras menekan dana.
Tahun lalu, sebanyak 59 petugas pemelihara perdamaian PBB tewas "karena aksi kejahatan", kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.