Muhammad Abdullah Azzam
28 April 2020•Update: 29 April 2020
Beyza Binnur Donmez
ANKARA
Amerika Serikat (AS) pada Selasa berterima kasih kepada Turki atas sumbangan peralatan medis dalam kerja sama untuk memerangi wabah Covid-19 di negara yang paling terdampak.
"Seperti upaya dunia memerangi Covid-19 selama masa krisis, koordinasi yang erat di antara sekutu dan mitra yang berpikiran sama adalah kunci untuk mengembangkan respons cepat dan efektif.”
“Tidak ada satu pun dari kita dapat melakukan ini sendirian," ungkap Duta Besar AS untuk Turki David Satterfield melalui sebuah pernyataan.
"Atas nama Pemerintah AS, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada aliansi NATO kami, Turki atas sumbangan dermawan hari ini untuk peralatan medis dan peralatan penting lainnya," ujar dia.
Satterfield menyebut sumbangan itu dijadwalkan akan dikirim melalui pesawat militer A-400M Turki ke Pangkalan Angkatan Udara Andrews dekat Washington hari ini.
Ini termasuk peralatan seperti masker N95, hazmat, dan pelindung wajah.
Dia menekankan bahwa sumbangan tersebut akan didistribusikan kepada mereka yang paling membutuhkannya di seluruh AS oleh Badan Manajemen Darurat Federal.
"Seperti maksud pengiriman ini, AS memiliki hubungan kuat dengan Turki, dan Turki adalah aliansi terpenting kami," kata duta besar itu.
"Kami menantikan untuk melanjutkan kerja sama dengan Turki dalam hal ini dan banyak prioritas bersama lainnya," tukas dia.
Pesawat-pesawat militer Turki juga telah mengirimkan alat kesehatan baru-baru ini ke Spanyol, Italia, Inggris, Serbia, Kosovo, Bosnia dan Herzegovina, Makedonia Utara, Montenegro, Libya dan Somalia.
AS masih menjadi negara paling parah terdampak Covid-19 dalam kasus dan kematian di seluruh dunia.
Bedasarkan penghitungan Universitas Johns Hopkins yang berbasis di Maryland, hampir 988.500 orang terinfeksi dan lebih dari 56.200 orang meninggal dengan lebih dari 111.500 lainnya telah pulih.