Rhany Chairunissa Rufinaldo
05 Mei 2020•Update: 05 Mei 2020
Beyza Binnur Donmez
ANKARA
Menteri pertahanan Amerika Serikat menuding Rusia dan China mengambil keuntungan dari pandemi Covid-19 untuk memajukan kepentingan mereka di Eropa.
Pernyataan Mark Esper muncul dalam wawancara harian Italia La Stampa pada Senin, ketika ditanya apakah Beijing dan Moskow mewakili risiko keamanan dengan mengirimkan bantuan ke negara NATO, Italia.
"Kami tetap waspada bahwa beberapa mungkin berusaha menggunakan pandemi dan menghasilkan tantangan ekonomi yang kita semua hadapi sebagai pembukaan untuk berinvestasi dalam industri dan infrastruktur penting, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi keamanan jangka panjang," kata Esper.
"Saya telah menegaskan kembali bahwa semua bantuan yang ditawarkan oleh masing-masing negara harus dari bahan berkualitas dan bebas dari ikatan dan gangguan," tambah dia.
Esper menekankan bahwa selama pertemuan virtual Menteri Pertahanan NATO pekan lalu, ditegaskan kembali bahwa musuh potensial hampir pasti akan mencari cara untuk mengeksploitasi situasi ini untuk memajukan kepentingan mereka sendiri dan mencoba menabur perpecahan di dalam Aliansi dan di Eropa.
"Bersama dengan Sekutu NATO, kami akan mengambil langkah yang berarti untuk memastikan krisis kesehatan tidak berubah menjadi krisis keamanan," ujar dia.
Esper menegaskan kembali seruannya agar Rusia dan China transparan dengan informasi selama pandemi.
"Saya juga akan merekomendasikan agar sumbangan mereka ke negara lain berkualitas dan datang tanpa ikatan," lanjut dia.
China dan Rusia telah mengirim peralatan dan petugas medis ke Italia, pusat pandemi di Eropa.
Baru-baru ini, AS menuding China bertanggung jawab atas penyebaran virus korona.
Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 187 negara dan wilayah, menginfeksi lebih dari 3,5 juta orang dan menewaskan lebih dari 250.000 jiwa.